Jumat, 17 Januari 2014

Bahasa Arab sebagai Alat Komunikasi dan Pembelajaran

بسم الله الرحمن الرحيم

 

Bahasa Arab sebagai Alat Komunikasi dan Pembelajaran


Ditulis Oleh: Manhajuddin Zuhudi

 

          Bahasa Arab adalah bahasa yang digunakan di dalam Al-Qur'an yang sangat mulia dan menjadi satu di antara banyak alat komunikasi internasional. Oleh karena itu, mempelajari bahasa Arab sudah menjadi suatu kebutuhan khususnya bagi umat Islam. Hal itu menjadi suatu keharusan mengapa bahasa Arab harus dikuasai oleh umat Islam karena hanya bahasa Arab lah satu-satunya bahasa yang digunakan dan dilafalkan di dalam ibadah Shalat sehari-hari yang juga di dalamnya termasuk bacaan-bacaan surah-surah dari dalam Al-Qur'an.

          Bahasa Arab itu sendiri terdiri dari beberapa cabang ilmu antara lain seperti: Nahwu, Sharaf, Balaghah, Mufradat, Muthala'ah, dan lain sebagainya. Semuanya telah menjadi suatu kesatuan sistem pembelajaran dalam bahasa Arab yang masing-masing harus dikuasai dengan baik dan benar.

           Orang yang mempelajari bahasa Arab tentunya juga harus mempunyai keterampilan-keterampilan yang wajib dimiliki yaitu: Keterampilan mendengarkan (مَهَارَةُ الإِسْتِمَاعِ), Keterampilan berbicara (مَهَارَةُ الكَلاَمِ), Keterampilan membaca (مَهَارَةُ القِرَاءَةِ), dan Keterampilan menulis (مَهَارَةُ الكِتَابَةِ). Keempat keterampilan tersebut harus dimiliki oleh setiap orang yang hendak mempelajari bahasa Arab. Hal itu sangatlah diperlukan untuk menunjang kesuksesan di dalam dua hal yaitu di dalam berkomunikasi dan juga di dalam pembelajaran bahasa Arab.

          Dalam kaitannya dengan pemanfaatan bahasa Arab sebagai alat komunikasi. Menurut saya, di samping bisa belajar secara mandiri melalui menghafal banyak kosa kata bahasa Arab dari kamus dwibahasa (Arab-Indonesia) atau sebaliknya (Indonesia-Arab) juga sangat diperlukan juga untuk menjalin komunikasi kepada sesama pengguna bahasa Arab dalam suatu komunitas bahasa Arab baik di lingkungan formal seperti di sekolah-sekolah, pesantren-pesantren, di kampus maupun di lingkungan nonformal seperti menjalin komunikasi kepada sesama teman saat berada di luar kelas. Hal itu sangatlah diperlukan dan harus bisa diterapkan secara terjadwal demi tercapainya kemampuan berkomunikasi secara lancar dan fasih dalam berbahasa Arab sehingga mampu mengekspresikan bahasa Arabnya baik melalui percakapan langsung maupun melalui tulisan-tulisan. 

الحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ

 ~Semoga Bermanfaat~

آمين يـالله

 

*Referensi Bacaan:
Buku Tata Bahasa Arab Sistematis
Dr. H. Imaduddin Sukamto, MA dan Akhmad Munawari, S. Ag.

Jumat, 10 Januari 2014

Percakapan Bahasa Arab [4]

بسم الله الرحمن الرحيم 

المُحَادَثَةُ فِي اللُّغَةِ العَرَبِيَّةِ

الثَّالِثُ: الحَيَاةُ اليَوْمِيَّةُ

الكَاتِبُ: مَنْهَجُ الدِّيْنِ زُهُوْدِي

 

Percakapan dalam bahasa Arab

Bagian Ketiga: Kehidupan Sehari-hari

 Penulis: Manhajuddin Zuhudi

 

الحِوَارُ بَيْنَ أحسن و أحمد

Ini adalah percakapan antara Ahsan dan Ahmad....

أحسن: مَتَى تَسْتَيْقِظُ يَا أَحْمَد؟

Ahsan: Kapan kamu bangun tidur hai Ahmad?

أحمد: أَسْتَيْقِظُ فِي السَّاعَةِ الرَّابِعَةِ قَبْلَ الْفَجْرِ. وَ مَتَى تَسْتَيْقِظُ أَنْتَ؟

Ahmad: Saya bangun dari tidur pada jam 04.00 WIB sebelum waktu fajar. dan kapan kamu bangun tidur?

أحسن: أَسْتَيْقِظُ فِي السَّاعَةِ الثَّالِثَةِ وَ النِّصْفِ قَبْلَ الْفَجْرِ

Ahsan: Saya bangun tidur jam 03.30 WIB sebelum fajar.

أحمد: أَيْنَ تُصَلِّيَ الفَجْرَ؟

Ahmad: Di mana kamu Shalat Fajar?

أحسن: أُصَلِّي الْفَجْرَ فِي الْمَسْجِدِ. وَ أَيْنَ تُصَلِّيَ أَنْتَ عِنْدَ الْفَجْرِ؟

Ahsan: Saya Shalat Fajar di masjid. Di mana kamu mengerjakan Shalat fajar?

أحمد: أُصَلِّيَ الْفَجْرَ فِي الْمُصَلَّى قَرِيْبٌ مِنْ بَيْتِيْ

Ahmad: Saya Shalat Fajar di Mushallaa dekat rumah.

أحسن: مَاذَا تَعْمَلُ بَعْدَ صَلَاةِ الْفَجْرِ؟

Ahsan: AApa yang kamu kerjakan setelah shalat fajar?

أحمد: الذِّكْرُ إِلَى اللهِ وَ أَدْعُوْا إِلَيْهِ. وَ مَاذَا تَعْمَلُ بَعْدَ صَلَاةِ الْفَجْرِ؟

Ahmad: Berdzikir dan Berdo'a kepada ALLAH SWT. Lalu apa yang kamu kerjakan setelah shalat fajar?

أحسن: أَقْرَأُ الْقُرْآنَ الْكَرِيْمَ

Ahsan: Saya membaca Al-Qur'an.

أحمد: سُبْحَانَ اللهِ.. أَحْسَنْتَ يَا أَخِيْ

Ahmad: Subhaanallaah [Maha Suci ALLAH]..Baguslah saudaraku.

أحسن: وَ مَتَى تَذْهَبُ إِلَى الْمَدْرَسَةِ؟

Ahsan: Kapan kamu berangkat ke sekolah?

أحمد: أَذْهَبُ فِي السَّاعَةِ السَّابِعَةِ صَبَاحًا. وَ فِي أَيِّ السَّاعَةِ تَذْهَبُ إِلَى الْمَدْرَسَةِ؟

Ahmad: Saya berangkat ke sekolah jam 07.00 WIB Pagi. Pada jam berapa kamu berangkat ke sekolah?

أحسن: أَذْهَبُ إِلَى الْمَدْرَسَةِ فِي السَّاعَةِ السَّادِسَةِ وَ النِّصْفِ فِي الصَّبَاحِ

Ahsan: Saya berangkat ke sekolah pada jam 06.30 WIB Pagi hari.

أحمد: هَلْ تَذْهَبُ إِلَى الْمَدْرَسَةِ بِالسَّيَّارَةِ؟

Ahmad: Apakah kamu berangkat ke sekolah menggunakan mobil?

أحسن: لاَ, أَذْهَبُ إِلَى الْمَدْرَسَةِ بِالْحَافِلَةِ

Ahsan: Tidak. Saya berangkat ke sekolah dengan naik bis.

أحمد: مَاذَا تَفْعَلُ بَعْدَ الدِّرَاسَةِ؟

Ahmad: Apa yang kamu lakukan setelah sekolah?

أحسن: أُصَلِّي صَلَاةَ الظُّهْرِ جَمَاعَةً فِي الْمَسْجِدِ قَرِيْبٌ مِنَ الْمَدْرَسَةِ ثُمَّ أَتَعَلَّمُ أَيْضًا لِمُرَاجَعَةِ الدّرْسِ. وَ مَاذَا تَعْمَلُ بَعْدَ الدِّرَاسَةِ؟

 Ahsan: Saya melaksanakan shalat Zhuhur berjamaah di masjid dekat sekolah kemudian saya belajar dan mengulang pelajaran lagi. Lalu apa yang kamu kerjakan seusai sekolah?

احمد: اِسْتِرَاحَةٌ وَ أَنَامُ عِنْدَ النَّهَارِ فِي الْبَيْتِ

Ahmad: Istirahat dan tidur siang di rumah.

احسن: وَ مَاذَا تَفْعَلُ بَعْدَ ذَالِكَ؟

Ahsan: Lalu apa yang kamu lakukan setelah itu?

احمد: أُصَلِّي صَلَاةَ الْعَصْرِ جَمَاعَةً فِي الْمُصَلَّى. وَ أَنْتَ؟

Ahmad: Saya melaksanakan shalat 'Ashar berjamaah di mushalla. kalau kamu?

أحسن: وَ أَنَا كَذَالِكَ.. بَعْدَ المُرَاجَعَةِ ثُمَّ أُصَلِّيَ صَلَاةَ الْعَصْرِ فِي الْمَسْجِدِ

Ahsan: Begitu juga denganku.. setelah saya mengulang pelajaran.. lalu saya melaksanakan shalat 'Ashar di masjid.

أحمد: مَاذَا تَفْعَلُ بَعْدَ الْعَصْرِ؟

Ahmad: Apa yang kamu kerjakan setelah shalat 'Ashar?

أحسن: أَلْعَبُ كُرَةَ الرِّيْشَةِ فِي الْمَلْعَبِ الرِّيَاضِيِّ. وَ أَنْتَ؟

Ahsan: Saya bermain Bulutangkis di gelanggang  olahraga [GOR]. kamu?

أحمد: وَ أَنَا أَلْعَبُ كُرَةَ الْقَدَمِ فِي الْمَيْدَانِ. وَ بَعْدَ الرِّيَاضَةِ.. ثُمَّ مَاذَا تَفْعَلُ أَيْضًا؟

Ahmad: Saya bermain sepak bola di lapangan. Setelah berolahraga.. kamudian apa yang kamu lakukan?

أحسن: بَعْدَ الرِّيَاضَةِ اِسْتِعْدَادًا لِصَلاَةِ الْمَغْرِبِ. وَ أَنْتَ؟

Ahsan: Setelah berolahraga lalu persiapan untuk melaksanakan shalat Maghrib. kalau kamu?

أحمد: وَ أَنَا كَذَالِكَ

Ahmad: Saya juga demikian.

أحسن: ثُمَّ مَاذَا تَفْعَلُ بَعْدَ ذَالِكَ؟

Ahsan: Kemudian apa yang kamu kerjakan setelah itu?

أحمد: أَقْرَأُ الْقُرْآنَ الْكَرِيْمَ فِي الْمُصَلَّى حَتَّى جَاءَ وَقْتِ صَلَاةِ العِشَاءِ وَ أُصَلِّي الْعِشَاءَ فِي الْمُصَلَّى. وَ أَنْتَ؟

Ahmad: Saya membaca Al-Qur'an Al-Karim di Mushalla hingga tiba waktu shalat Isya' dan mengerjakan shalat Isya' di mushalla. kalau kamu?

أحسن: أَقْرَأُ الْقُرْآنَ الْكَرِيْمَ فِي الْبَيْتِ ثُمَّ أَذْهَبُ إِلَى الْمُصَلَّى أَوِ الْمَسْجِدِ لِأَدَاءِ صَلَاةِ الْعِشَاءِ جَمَاعَةً

Ahsan: Saya membaca Al-Qur'an Al-Karim di rumah kemudian saya bergegas ke mushalla atau ke masjid untuk menunaikan shalat Isya' berjamaah.

أحمد: وَ مَاذَا تَفْعَلُ فِيْ وَقْتٍ بَعْدَ الْعِشَاءِ؟

Ahmad:  Lalu apa yang kamu lakukan setelah shalat Isya'?

أحسن: بَعْدَ الْعِشَاءِ.. أَتَعَلَّمُ أَيْضًا وَ أَنَامُ فِي السَّاعَةِ الْعَاشِرَةِ لَيْلًا

Ahsan: Setelah Isya'.. Saya belajar lagi kemudian saya tidur pada jam 22.00 WIB malam.

أحمد: سُبْحَانَ اللهِ.... أَحْسَنْتَ يَا أَخِي

 Ahmad: Subhaanallaah [Maha Suci ALLAH].... kamu saudaraku yang Sangat Hebat.

الحمد لله رَبِّ العالمين

~Semoga Bermanfaat~

آمين يالله

 

 



 


Jumat, 03 Januari 2014

Percakapan Bahasa Arab [3]

بسم الله الرحمن الرحيم 


المُحَادَثَةُ فِي اللُّغَةِ العَرَبِيَّةِ 

الثَّالِثُ: فِيْ الفَصْلِ 


Percakapan dalam Bahasa Arab

Bagian ketiga: di dalam Kelas

Ditulis oleh: Manhajuddin Zuhudi


الحِوَارُ يَجْرِيْ بَيْنَ طَالِبَيْنِ فِيْ الفَصْلِ
Percakapan ini terjadi di antara dua orang murid di dalam kelas.

أدي : صَبَاحُ الخَيْرِ
Adi: Selamat pagi..

أأب : صَبَاحُ النُّوْرِ
Aab: Selamat pagi juga..

أدي :  يَا صَاحِبِي... اليَوْمَ يَوْمُ الأَوَّلِ فِي دِرَاسَتِنَا هَذِهِ الفَتْرَةِ الجَدِيْدَةِ
Adi: Hai temanku.. Hari ini adalah hari pertama sekolah kita pada semester baru ini.

أأب : نَعَمْ. صَحِيْحٌ يَا صَاحِبِيُّ.. أُنْظُرُ إِلَى اللَّوْحَةِ. إِقْرَأِ الجَدْوَلَ الدِّرَاسِيَّ
Aab: Ya. Benar teman.. Lihatlah ke papan itu. Bacalah jadwal belajarnya..

أدي : الدِّرَاسَةُ سِتّتَ أَيَّامٍ فِي الأُسْبُوْعِ يعْنِي فِي يَوْمِ الإِثْنَيْنِ، يَوْمِ الثُّلَاثَاءِ، يَوْمِ الأَرْبِعَاءِ، يَوْمِ الخَمِيْسِ، يَوْمِ السَّبْتِ، وَ يَوْمِ الأَحَدِ. وَ يَوْمِ الجُمُعَةِ يَوْمُ العُطْلَةِ
Adi: Sekolahnya adalah enam hari dalam seminggu yaitu di hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Sabtu, dan hari Minggu. Sedangkan hari Jum'at adalah hari libur.

أأب : نَعَمْ. أَنْتَ صَحِيْحٌ. العُطْلَةُ يَوْمُ الجُمُعَةِ
Aab: Ya. kamu benar. Liburnya adalah hari Jum'at.

أدي : نَعَمْ. يَوْمُ الجُمُعَةِ هُوَ يَوْمُ العُطْلَةِ لِلْمُسْلِمِيْنَ
Adi: Ya. Hari Jum'at adalah hari liburnya kaum Muslimin.

أأب : الْآنُ. هَيَّا نَكْتُبُ المَوَادَّ الدِّرَاسِيَّة
Aab: Sekarang. Mari kita menulis materi-materi belajarnya.

أدي : اللُّغَةُ الإِنْدُوْنِيْسِيَّةُ، اللُّغَةُ العَرَبِيَّةُ، اللُّغَةُ الإِنْجِلِيْزِيَّةُ، الثَّقَافَةُ الإِسْلَامِيَّةُ، الرِّيَاضِيَّاتُ، جُغْرَافِيَّةُ، عِلْمُ الأَحْيَاءِ، الإِقْتِصَادُ، الشَّرِيْعَةُ الإِسْلَامِيَّةُ، عِلْمُ الفِقْهِ، أُصُوْلُ الفِقْهِ، عِلْمُ الحِسَابِ، العَقِيْدَةُ الإِسْلَامِيّضةُ، وَ الحَاسُوْبُ
Adi: Bahasa Indonesia, bahasa Arab, bahasa Inggris, kebudayaan Islam, keolahragaan, geografi, biologi, ekonomi, syariah Islam, ilmu fiqih, ushul fiqih, matematika, akidah Islam, dan komputer.

أأب : وَ إِنْ شَاءَ اللهِ سَنَبْدَأُ الدِّرَاسَةَ فِي السَّاعَةِ السَّابِعَةِ صَبَاحًا
Aab: Insya Allah kita akan memulai sekolah pada jam 07.00 WIB pagi.

أدي : نَعَمْ. وَ لَابُدَّ عَلَيْنَا أَنْ نَسْتَيْقِظَ صَبَاحًا مُبَكِّرًا فِي كُلِّ يَوْمٍ دِرَاسَتُنَا. وَ لِذَالِكَ هَيَّا نَبْدَأُ هَذَا الْيَوْمَ يَوْمُ الأَوَّلُ بِالبَسْمَلَةِ
Adi: Ya. kita juga harus bangun pagi-pagi di setiap hari sekolah kita. Maka dari itu, mari kita memulai hari pertama ini dengan membaca Basmalah.

أأب و أدي: بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Aab dan Adi: 'BismillaahirRahmaanirRahiim'.  [Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang].


الحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ

~Semoga Bermanfaat~ 
آمين

Jumat, 27 Desember 2013

Percakapan Bahasa Arab [2]

بسم الله الرحمن الرحيم 

 

 المُحَادَثَةُ فِيْ اللُّغَةِ العَرَبِيَّةِ

الثَّانِيْ:  فِيْ المَدْرَسَةِ 


 Percakapan dalam Bahasa Arab
Bagian 2: di Sekolah

 Ditulis oleh: Manhajuddin Zuhudi


  هَـذَا الحِوَارُ يَجْرِيْ بَيْنَ طَالِبَيْنِ 
Ini adalah percakapan di antara dua murid....

أحمد : السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ

Ahmad: Assalamu'alaikum wr. wb.
منهج : وَ عَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ
Manhaj: Wa'alaikum Salam wr. wb
 
أحمد : كَيْفَ حَالُكَ يَا أَخِيْ؟
Ahmad: Bagaimana kabarmu wahai saudaraku?

منهج : الحَمْدُ لِلهِ.... أَنَا بِخَيْرٍ. وَ كَيْفَ حَالُكَ أَنْتَ؟
Manhaj: Alhamdulillaah [Segala puji Hanya bagi Allah].... kabar saya baik. lalu. Bagaimana juga kabarmu?

أحمد : أَنَا بِخَيْرٍ كَذَالِكَ. وَ الحَمْدُ لِلهِ. هَلْ تَدْرُسُ اليَوْمَ؟

Ahmad: Kabar saya juga baik. Alhamdulillaah. Apakah kamu belajar hari ini?
منهج : نَعَمْ. الحَمْدُ لِلهِ وَ الشُّكْرُ لِلهِ أَنَا أَدْرُسُ اليَوْمَ فِيْ هَـذِهِ المَدْرَسَةِ الجَمِيْلَةِ

Manhaj: Ya. Alhamdulillaah wa al-Syukrulillaah saya hari ini belajar di sekolah yang indah ini.
أحمد : آه. الحَمْدُ لِلهِ. مَا المَادَّةُ الَّتِيْ تَدْرُسُ آنِفًا؟ 

Ahmad: Aah. Alhamdulillaah. Pelajaran apa yang tadi kamu pelajari?
منهج : الحَمْدُ لِلهِ وَ الشُّكْرُ لِلهِ. دَرَسْتُ اللُّغَةَ العَرَبِيَّةَ

Manhaj: Alhamdulillaah wa al-Syukrulillaah. Saya belajar bahasa Arab.
أحمد : هَلْ تُحِبُّ ذَلِكَ الدَّرْسَ؟

Ahmad: Apakah kamu cinta pelajaran tersebut?

منهج : نَعَمْ. صَحِيْحٌ جِدًّا. أَنَا أُحِبُّ جِدًّا بِهَـذَا الدَّرْسَ لِأَنَّ قَدْ تَعَلَّمْتُ اللُّغَةَ العَرَبِيَّةَ مُنْذُ صِغَرِيْ

Manhaj: Ya. Benar sekali. Saya sangat cinta dengan pelajaran ini karena saya telah mempelajari bahasa Arab sejak saya masih kecil.
أحمد : لِمَاذَا تُحِبُّ جِدًّا بِاللُّغَةِ العَرَبِيَّةِ؟ 

Ahmad: Kenapa kamu cinta sekali kepada bahasa Arab?

منهج : لِأَنَّ اللُّغَةَ العَرَبِيَّةَ لُغَةُ هَـذَا الدِّيْنُ.. دِيْنُ الإسْلاَمِ. وَ لِأَنَّ اللُّغَةَ العَرَبِيَّةَ لُغَةُ القُرْآنُ الكَرِيْمُ.. وَ كَذَالِكَ لُغَتُنَا فِيْ العِبَادَةِ أَيْ فِي الصَّلاَةِ وَ غَيْرُ ذَالِكَ

Manhaj: Karena bahasa Arab adalah bahasa Agama ini.. Agama Islam. karena bahasa Arab adalah bahasa Al-Qur'an al-Karim.. juga bahasa kita dalam beribadah yaitu di dalam Shalat. dan lain sebagainya.

أحمد : سُبْحَانَ اللهِ. أَحْسَنْتَ يَا أَخِيْ.. أَنْتَ طَالِبٌ مَاهِرٌ. وَ أَنَا سُرُوْرٌ بِذَالِكَ. الحَمْدُ لِلهِ

Ahmad: Subhaanallaah. kamu keren wahai saudaraku!.. kamu adalah murid yang pintar. Saya senang mendengarnya. Alhamdulillaah

منهج : شُكْرًا لَكَ يَا أَخِيْ.... إِنْ شَاءَ الله مَعَنَا النَّجَاحُ فِيْ دِرَاسَتِنَا. آمين

Manhaj: Terima kasih wahai saudaraku.... Insya Allah kesuksesan akan menyertai sekolah kita. Aamiin

أحمد : أَنَا مَسْرُوْرٌ بِلِقَائِكَ يَا صَاحِبِيْ

Ahmad: Saya merasa senang bisa bertemu denganmu oh temanku..

منهج : وَ أَنَا كَذَالِكَ. أَنَا مَسْرُوْرٌ جِدًّا بِلِقَائِكَ يَا صَاحِبِيْ


Manhaj: Begitu juga denganku.. aku sangat senang bisa bertemu denganmu.. sahabatku..
أحمد : إِلَى اللِّقَاءِ فِيْ وَقْتٍ آخَرِ


Ahmad: Sampai jumpa lagi di waktu yang lain.

منهج : نَعَمْ. إِلَى اللِّقَاءِ أَيْضًا وَ مَعَ السَّلاَمَةِ

Manhaj: Ya. Sampai bertemu lagi dan Hati-hati di jalan. 


الحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ

~Semoga Bermanfaat~

آمين

Jumat, 20 Desember 2013

Percakapan Bahasa Arab [1]

بسم الله الرحمن الرحيم 

المُحَادَثَةُ فِيْ اللُّغَةِ العَرَبِيَّةِ

الأَوَّلُ: التَّعَارُفُ

Percakapan dalam bahasa Arab

Pertama: Perkenalan


 Ditulis Oleh: Manhajuddin Zuhudi


هَـذَا الحِوَارُ بَيْنَ مَنْهَجْ وَ إِرْشَادْ. هَـذَا هُوَ الحِوَارُ

Percakapan ini adalah antara Manhaj dan Irsyad. Ini dia percakapannya..

منهج : السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ

 Manhaj : Assalamu'alaikum wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh

إرشاد : وَ عَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ

Irsyad : Wa'alaikum salam wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh

منهج : صَبَاحُ الخَيْرِ

Manhaj :  Selamat Pagi

إرشاد : صَبَاحُ النُّوْرِ

Irsyad : Selamat Pagi juga

منهج : اِسْمِيْ مَنْهَجْ. مَا اسْمُكَ؟

Manhaj : Nama saya Manhaj. Siapa namamu?

إرشاد : اِسْمِيْ إِرْشَادْ

Irsyad : Nama saya Irsyad

منهج : مِنْ أَيْنَ أَنْتَ؟

Manhaj : Dari mana asalmu?

إرشاد : أَنَا مِنْ لاَمُوْ نْجَانَ. وَ مِنْ أَيْنَ أَنْتَ؟

Irsyad : Saya dari kota Lamongan. dan dari mana asalmu?

منهج : أَنَا مِنْ جَاكَرْتَا

Manhaj : Saya berasal dari kota Jakarta.

منهج : كَيْفَ حَالُكَ أَنْتَ يَا صَاحِبِيْ؟

Manhaj : Bagaimana kabarmu wahai temanku?

إرشاد : أَنَا بِخَيْرٍ. الحَمْدُ لِلهِ. وَ كَيْفَ حَالُكَ أَنْتَ يَا أَخِيْ؟

Irsyad : Kabar saya baik. Alhamdulillaah. Bagaimana kabarmu juga wahai saudaraku?

منهج : أَنَا بِخَيْرٍ كَذَالِكَ. وَ الْحَمْدُ لِلهِ

Manhaj : Saya juga Baik. Alhamdulillaah. 

 

*Catatan: 

Tulisan ini adalah percakapan bahasa Arab yang dasar dan sederhana. Semoga bisa bermanfaat. Aamiin. 


~Semoga Bermanfaat~

الحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ


 




Minggu, 15 Desember 2013

Hakikat Sukses

بسم الله الرحمن الرحيم 

حَقَائِقُ النَّجَاحِ

Hakikat Sukses

  Berikut ini saya tulis beberapa poin penting terkait dengan Hakikat Sukses....

[1] Semua perbuatan itu tergantung pada niatnya, maka kita harus meniatkan kebaikan di setiap perbuatan kita. Menjadi bermanfaat bagi orang lain dan menghindari untuk menyakiti mereka. 

[2] Jangan mempersempit pikiran kita dengan berbagai masalah, karena ia akan menjadikan pikiran kita berkarat serta dapat juga mengacaukan cita-cita.

[3] Bekerja dengan kesungguhan itu adalah jalan utama menuju kesuksesan dan kemuliaan.

[4] Nilai setiap orang itu terletak pada kebaikan yang dilakukannya. 

[5] Mengkonsentrasikan perhatian pada satu pekerjaan dengan mendalami, menekuni, dan mencintai hingga menjadi profesional.

[6] Bekerja secara bertahap dan mengerjakan terlebih dulu hal yang paling penting kemudian baru beralih kepada hal yang sedernaha.

[7] Kerapian itu sangat mendukung jalan menuju kesuksesan. Meletakkan sesuatu pada tempatnya telah menjadi kebiasaan orang-orang sukses. 

[8] Orang-orang yang sukses akan selalu menjaga keahlian dan potensinya, mereka tidak akan menyia-nyiakan dan merusaknya.

[9] Orang yang sukses itu hawa nafsunya tidak akan bisa mengalahkan akalnya. 

[10] Menghindari rasa jenuh dan bosan, karena rasa jenuh dan bosan itu tidak akan memberikan hasil dan bosan tidak akan mengantarkan seseorang pada kesuksesan. 

[11] Orang yang teguh pendiriannya, maka akan bisa tumbuh dan berkembang. Dan orang yang bersungguh-sungguh, ia akan mendapatkan apa yang diinginkannya. Orang yang menananm, ia akan menuainya. Dan orang yang sabar dan punya harga diri, maka ia akan memenangkannya. 

[12] Ingatlah selalu kata-kata di dalam al-Qur'an.... "Bersegeralah", "Berlomba-lombalah", "Bersungguh-sungguhlah", "Bersabarlah dan Kuatkanlah Kesabaranmu". 

[13] Ingatlah ungkapan di dalam as-Sunnah.... "Jagalah sesuatu yang bermanfaat bagimu", dan "Bersegeralah untuk Bekerja".

[14] Orang yang hemat tidak akan miskin, orang yang bersungguh-sungguh tidak akan gagal, dan orang yang belajar di usia mudanya akan menjadi sukses di usia tuanya. 

[15] Derajat kemuliaan akan dapat dicapai seseorang melalui usaha yang keras, dan kesuksesan seseorang dapat diraih dengan tekad yang kuat. Orang yang memiliki cita-cita yang menggelora, jiwa yang membara, usaha yang giat, dan kesabaran yang terus-menerus, maka dia adalah pribadi yang unggul. 

Subhaanallaah....

*Referensi Bacaan:
Buku: Kunci Sukses Dr. 'Aidh Abdullah al-Qarni. 

~Semoga Bermanfaat~

آمِيْنْ يـَالله

Jumat, 06 Desember 2013

Hakikat Penulis yang Sukses

بسم الله الرحمن الرحيم

Hakikat Penulis yang Sukses


Beberapa poin di bawah ini penulis sajikan terkait dengan hakikat seorang penulis yang sukses. Berikut di antaranya:

    [1] Menulis setelah benar-benar menguasai disiplin ilmu yang ditekuninya.

    [2] Menghindari tulisan singkat yang tidak dapat dipahami dan tulisan panjang yang 
         dapat membosankan.

    [3] Menggunakan kata-kata dan ungkapan yang baik dan mudah dalam membuat tulisan.

    [4] Meneliti kembali terkait apa yang sudah ditulis kemudian meminta pendapat kepada
         orang lain yang lebih mengerti.

    [5] Menulis suatu persoalan yang belum dibahas sebelumnya dan dibutuhkan manusia.

    [6] Menjauhi tulisan yang berisi pendapat yang aneh dan tidak menulis suatu hal yang 
         tidak baik dan tidak benar serta menghindari mencela orang lain. dan

    [7] Bersyukur dengan apa yang sudah ditulis dan menjauhi sikap sombong. 



*Referensi Bacaan:
Buku Kunci Sukses. Karya Dr. 'Aidh Abdullah Al-Qarni. 

~Semoga Bermanfaat~
آمين