Minggu, 23 Maret 2014

AKIDAH: IMAN KEPADA ALLAH TA'ALA

بسم الله الرحمن الرحيم 

IMAN KEPADA ALLAH TA'ALA 

Ringkasan sederhana dengan beberapa perubahan oleh: Manhajuddin Zuhudi 

Buku: Ensiklopedi Muslim [Minhajul Muslim] 

Karya Syaikh Abu Bakr Jabir Al Jazairi

 

 

          Pembahasan ini adalah pembahasan yang paling urgen dalam kehidupan setiap Muslim di dunia ini dan paling berat bobotnya, karena kehidupan seorang Muslim itu pasti selalu berputar pada porosnya, dan terbentuk dengannya. Bahasan ini juga merupakan puncak prinsip dalam sistem umum kehidupan seorang Muslim secara keseluruhan. 

          Seorang Muslim beriman kepada Allah berarti dia membenarkan eksistensi Allah Tabaraka wa Ta'ala bahwa Allah lah Sang Pencipta langit dan bumi, bahwa Allah mengetahui alam ghaib dan alam nyata, bahwa Allah adalah Tuhan segala sesuatu sekaligus pemiliknya, bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Dia, bahwa tidak ada Tuhan selain Dia, bahwa Allah Maha Agung dan Maha Tinggi yang bersifatkan seluruh kesempurnaan, dan bersih dari semua kekurangan. Iman seperti itu semua adalah petunjuk Allah Ta'ala sebelum segala sesuatu. Hal ini karena Allah Ta'ala berfirman, "Dan kita tidak mendapatkan petunjuk, jika Allah tidak memberi petunjuk kepada kita."

          Berikut adalah sekumpulan Dalil dari Al-Qur'an Al-Karim: 

[1] Firman Allah Ta'ala dalam Surah Al-A'raf Ayat ke-54 yang artinya: 
         "Sungguh, Tuhanmu (adalah) Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arasy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat. (Dia ciptakan) matahari, bulan dan bintang-bintang tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah! Segala penciptaan dan urusan menjadi hak-Nya. Maha Suci Allah, Tuhan seluruh alam."

      Dalam Ayat tersebut di atas adalah penjelasan Allah Ta'ala tentang eksistensi diri-Nya, tentang penciptaan-Nya terhadap makhluk, tentang nama-nama-Nya dan sifat-sifat-Nya. 


[2] Firman Allah Ta'ala dalam Surah Thaha Ayat ke-14 yang artinya:
          "Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan laksanakanlah shalat untuk mengingat Aku."


[3] Firman Allah Ta'ala tentang pengagungan Diri-Nya, penyebutan nama-nama-Nya dan sifat-sifat-Nya dalam Surah Al-Hasyr Ayat ke-22 sampai 24 yang artinya:
          "Dialah Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Dialah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Dialah Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Maha Raja Yang Mahasuci, Yang Mahasejahtera, Yang Menjaga Keamanan, Pemelihara Keselamatan, Yang Mahaperkasa, Yang Mahakuasa, Yang Memiliki Segala Keagungan. Mahasuci Allah dari apa yang mereka persekutukan. Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Dia Memiliki nama-nama yang indah. Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada-Nya. Dan Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana."


[4] Firman Allah Ta'ala tentang sanjungan Diri-Nya, dalam Surah Al-Fatihah Ayat ke-2 sampai 4 yang artinya: 
          "Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, Pemilik hari pembalasan." 

 
[5] Firman Allah Ta'ala kepada kaum Muslimin, dalam Surah Al-Anbiya' Ayat ke-92 yang artinya: 
          "Sungguh, (agama tauhid) inilah agama kamu, agama yang satu, dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku." 


[6] Firman Allah Ta'ala dalam Surah Al-Mukminun Ayat ke-52 yang artinya: 
          "Dan sungguh, (agama tauhid) inilah agama kamu, agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepada-Ku." 


الحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ 

~Semoga Senantiasa Bermanfaat~

آمِيْنْ يَــالله 


Minggu, 16 Maret 2014

Do'a Istiftah

بسم الله الرحمن الرحيم

 

Do'a Istiftah 

بسم الله الرحمن الرحيم

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَ بَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَ الْمَغْرِبِ، اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ، كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ، بِالثَّلْجِ وَ الْمَاءِ وَ الْبَرَدِ. آمين يَالله

 

 

Dengan nama Allah, yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.

"Ya Allah, jauhkan antara aku dan kesalahan-kesalahanku, sebagaimana Engkau menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dan kesalahan-kesalahanku, sebagaimana baju putih dibersihkan dari kotoran. Ya Allah, cucilah aku dari kesalahan-kesalahanku dengan salju, air, dan air es." Aamiin Yaa ALLAH. 

 

*Referensi

Buku Kumpulan Do'a dalam Al-Qur'an & Hadis. Said bin Ali bin Wahf Al-Qohthoni. 

 

~Semoga Bermanfaat~ 

آمين يالله 

Jumat, 14 Maret 2014

الحِوَارُ عَنِ الهِوَايَةِ

بسم الله الرحمن الرحيم 


الحِوَارُ عَنِ الهِوَايَةِ

لِـ : منهج الدين زهودي

 

 

أدي : مَا هِوَايَتُكَ يَا أحمد؟

أحمد : هِوَايَاتِيْ كَثِيْرَةٌ. مِنْهَا: القِرَاءَةُ, وَ السَّفَرُ، وَ كُرَةُ السَّلَّةِ. وَ مَا هِوَايَتُكَ يَا أدي؟

أدي : هِوَايَاتِيْ كَثِيْرَةٌ أَيْضًا. مِنْهَا: القِرَاءَةُ, وَ الكِتَابَةُ، وَ كُرَةُ الرِّيْشَةِ، وَ المُرَاسَلَةِ 

أحمد : مَاذَا تَقْرَاُ يَا أدي؟ 

أدي : أَقْرَاُ القُرْآنَ الكَرِيْمَ، وَ الكُتُبَ الإِسْلاَمِيَّةَ، وَ الجَرِيْدَةَ. وَ مَاذَا تَقْرَاُ أَنْتَ يَا أحمد؟ 

أحمد : أَقْرَأُ الكُتُبَ الإِسْلاَمِيَّةَ وَ المَجَلاَّاتِ العِلْمِيَّةِ 

أدي : هَلْ لَدَيْكَ مَكْتَبَةٌ؟ 

أحمد : نَعَمْ. لَدَيَّ مَكْتَبَةٌ كَبِيْرَةٌ

أدي : سُبْحَانَ الله. أَحْسَنْتَ يَا أَحْمَد 

أحمد : وَ أَيْنَ تَلْعَبُ كُرَةَ الرِّيْشَةِ عِنْدَ الرِّيَاضَةِ؟ 

أدي : أَلْعَبُ كُرَةَ الرِّيْشَةِ فِي المَيْدَانِ خَاصَّةً لِمَلْعَبِ كُرَةَ الرِّيْشَةِ. الحَمْدُ لِلهِ 



الحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ 



Jumat, 28 Februari 2014

Percakapan Bahasa Arab tentang Makanan dan Minuman

بسم الله الرحمن الرحيم 

 

الحِوَارُ عَنِ الطَّعَامِ وَ الشَّرَابِ  

لِـ : منهج الدين زهودي



أحمد : السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ 

سالم : وَ عَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ 

أحمد : كَيْفَ حَالُكَ اليَوْمَ يَا أَخِيْ؟

سالم : أَنَا بِخَيْرٍ. الحَمْدُ لِلهِ. وَ كَيْفَ حَالُكَ أَنْتَ يَا أَخِيْ؟ 

أحمد : الحَمْدُ لِلهِ. أَنَا بِخَيْرٍ كَذَالِكَ

سالم : هَيَّا نَتَكَلَّمُ عَنِ الطَّعَامِ وَ الشَّرَابِ

أحمد : آهْ. فِكْرَةٌ طَيِّبَةٌ

سالم : كَمْ وَجْبَةً تَأْكُلُ فِي اليَوْمِ يَا أَحْمَدْ؟ 

أحمد : آكُلُ ثَلاَثَ وَجَبَاتٍ : الفَطُوْرَ.. الغَدَاءَ.. وَ العَشَاءَ. وَ كَمْ وَجْبَةً تَأْكُلُ فِيْ اليَوْمِ؟ 

سالم : أَنَا آكُلُ وَجْبَتَيْنِ فِيْ اليَوْمِ

أحمد : مَاذَا تَأْكُلُ وَ تَشْرَبُ فِيْ الفَطُوْرِ؟ 

سالم : آكُلُ الأَرُزَّ وَ الدَّجَاجَ و السَّلَطَةَ وَ أَشْرَبُ المَاءَ وَ أَحْيَانًا الشَّايَ. وَ مَاذَا تَأْكُلُ فِيْ الفَطُوْرِ؟  

أحمد : آكُلُ الأَرُزَّ وَ الخَضْرَوَاتَ وَ السَمَكَ وَ الفَاكِهَةَ

سالم : وَ مَاذَا تَشْرَبُ فِيْ الفَطُوْرِ؟

أحمد : أَنَا أشْرَبُ المَاءَ وَ اللَّبَنَ. الحَمْدُ لِلهِ

سالم : الحَمْدُ لِلهِ. لاَ بُدَّ عَلَيْنَا أَنْ نَأْكُلَ وَ نَشْرَبَ الأَطْعِمَةَ وَ الأَشْرِبَةَ حَلاَلاً طَيِّبًا وَ صِحِّيِّيًّا

أحمد : نَعَمْ. صَحِيْحٌ جِدًّا

 

 

 

 Percakapan tentang Makanan dan Minuman

Oleh: Manhajuddin Zuhudi



Ahmad: Assalamu'alaikum wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh

Salim: Wa'alaikumus Salam wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh 

Ahmad: Bagaimana kabarmu wahai saudaraku?

Salim: Saya dalam keadaan baik. Alhamdulillaah. Bagaimana kabarmu juga wahai saudaraku?

Ahmad: Alhamdulillaah. Saya juga dalam keadaan baik. 

Salim: Mari kita berbicara tentang makanan dan minuman.

Ahmad:  Ok. Ide yang bagus.

Salim: Berapakah porsi makananmu dalam sehari?

Ahmad: Saya makan tiga kali dalam sehari. Sarapan.. makan siang.. dan makan malam. Berapa kali kamu makan dalam sehari?

Salim: Saya makan dua kali dalam sehari. 

Ahmad: Apa yang kamu makan dan minum di saat sarapan? 

Salim: Saya makan nasi.. ayam.. dan sambal dan saya minum air putih dan kadang-kadang teh. Lalu apa yang kamu makan saat sarapan?

Ahmad: Saya makan nasi.. sayuran.. ikan.. dan buah-buahan. 

Salim: Lalu apa yang kamu minum di saat sarapan? 

Ahmad: Saya minum air putih dan susu. Alhamdulillaah.

Salim: Alhamdulillaah. kita memang harus makan dan minum makanan-makana dan minuman-minuman yang halal.. baik dan menyehatkan. 

Ahmad: Ya. Benar sekali.

 

الحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ 

 

~Semoga Bermanfaat~

   آمين يَـالله 


 


 



Jumat, 21 Februari 2014

Adab-adab yang Harus dimiliki Seorang Murid

بسم الله الرحمن الرحيم

 

Adab-adab yang Harus dimiliki Seorang Murid

Ditulis oleh: Manhajuddin Zuhudi

[1] Semua sikap baik dan terpuji yang dimiliki seorang guru haruslah juga dimiliki oleh seorang murid.

[2] Benar-benar memanfaatkan waktunya untuk mencari ilmu sebanyak-banyaknya.

[3] Memilih guru yang benar-benar ahli dalam bidangnya, mumpuni ilmu agamanya dan diakui keilmuannya.

[4] Membersihkan diri dan jiwanya dari segala kotoran hati agar dengan mudah dapat menerima Al-Qur'an, menghafalnya dan mendalaminya.

[5] Harus benar-benar bersungguh-sungguh dalam belajar dan rakus terhadap ilmu.

[6] Harus menjaga semua hafalannya dan jangan merasa sombong dengan keberhasilan ilmu yang dimilikinya serta tidak boleh merasa dengki sedikit pun dengan keberhasilan yang dicapai oleh orang lain.

[7] Harus menghormati gurunya dan meyakini akan kemahiran dan keilmuan yang dimilikinya, karena hal itu dapat mengantarkan dirinya untuk dapat mengambil manfaat dari apa yang disampaikan oleh gurunya.

[8] Seorang murid harus selalu bersikap tawadhu' [rendah hati] di mana pun ia berada. 

[9] Harus beradab secara baik juga kepada teman-temannya.

[10] Memperhatikan perkataan dan penjelasan guru dengan penuh saksama.


الحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ 

*Saya terinspirasi untuk membuat tulisan ini dari buku Agenda Pelajar Muslim.

~Semoga Bermanfaat~

آمين يالله 

Jumat, 14 Februari 2014

العِــــلْمُ وَسِيْــــلَةٌ لِلرَّخَــــاءِ

بسم الله الرحمن الرحيم

 

العِــــلْمُ وَسِيْــــلَةٌ لِلرَّخَــــاءِ

 

العِلْمُ وَسِيْلَةٌ لِلرَّخَاءِ.... تَتَحَقَّقُ أَنَّ هَذِهِ الوَسِيْلَةَ بِفَضْلِ العِلْمِ الَّذِيْ يَشْتَغِلُ العُلَمَاءَ بِتَنْمِيَتِهِ دَائِمًا. تِلْكَ الحَقَائِقُ مِنْ فضَائِلِ العِلْمِ فِيْ الحَيَاةِ. بِفَضْلِ العِلْمِ أَصْبَحَ الصَّعْبُ سَهْلاً. وَ بِفَضْلِ العِلْمِ أَصْبَحَ البَعِيْدُ قَرِيْبً. وَ بِفَضْلِ العِلْمِ اِسْتَطَاعَ الإنْسَانُ أَنْ يَبْنَى حَضَارَةً عَالِيَةً. وَ كَذَالِكَ بِفَضْلِ العِلْمِ اِسْتَطَاعَ الإِنْسَانُ أَنْ يَعِيْشَ فِيْ رَخَاءٍ وَ رَفَاهِيَةٍ. وَ كَذَالِكَ كَثِيْرٌ جِدًّا فَضَائِلُ الآخَرِ لِلْعِلْمِ. سُبْحَانَ الله وَ الحَمْدُ لِلهِ

 

Ilmu sebagai perantara untuk mencapai Kemakmuran

 

Ilmu adalah perantara untuk menuju kepada kemakmuran (dalam hidup). Hal itu terbukti bahwa perantara itu direalisasikan dengan keutamaan dari ilmu itu sendiri melalui berbagai kesibukan para Ulama' da Ilmuwan dengan selalu berupaya mengembangkannya. Kenyataan-kenyataan itulah yang telah menjadikan ilmu memiliki banyak keutamaan dalam hidup ini. Dengan ilmu jadilah sesuatu yang sulit itu menjadi mudah. Dengan ilmu sesuatu yang jauh itu menjadi dekat. Dengan ilmu manusia bisa membangun suatu peradaban yang tinggi. dan dengan ilmu manusia bisa hidup dalam kemakmuran dan kesejahteraan. dan masih banyak lagi keutamaan-keutamaan lainnya dari ilmu itu sendiri. Subhaanallaah ~ Alhamdulillaah [Maha Suci ALLAH ~ Segala Puji Hanya bagi ALLAH].

 

*Referensi dan Sumber Bacaan:

Buku Pelajaran Bahasa Arab Jilid II untuk Madrasah Aliyah.

 تَعْلِيْمُ اللُّغَة العَرَبِيَّة

 

  الحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ

~Semoga Bermanfaat~

آمِيْنْ

 

Minggu, 09 Februari 2014

Sarana Mencari dan Mendapatkan Ilmu

بسم الله الرحمن الرحيم 

Sarana Mencari dan Mendapatkan Ilmu

Ditulis Oleh: Manhajuddin Zuhudi

 

           Ada tiga sarana utama dalam mencari dan mendapatkn ilmu sebagaimana yang telah disebutkan di dalam Al~Qur'an al~Karim. Tiga sarana utama itu adalah:

[1] Al-Sam'u (السَّمْعُ) [Pendengaran] => Adalah asas ilmu dan digunakan baik pada masa penurunan Wahyu, penyampaiannya kepada sahabat maupun hingga kepada masa kita sekarang.

[2] Al-Basharu (البَصَرُ) [Penglihatan] => Adalah asas ilmu yang sangat dibutuhkan untuk mengamati sesuatu dan mencobanya. 

[3] Al-Fuaadu (الفُؤَادُ) [Hati] => Ini adalah asas 'aqli yang harus dimiliki oleh penuntut ilmu.

          Ketiga sarana utama tersebut sebagaimana Firman Allah SWT dalam Al~Qur'an Surah An-Nahl: 78.


أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ _ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

( وَاللَّهُ أَخْرَجَكُمْ مِنْ بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لَا تَعْلَمُونَ شَيْئًا وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ ۙ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ )

سورة النحل: 78

 Artinya:
[Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu apapun, kemudian Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan, dan hati, agar kamu bersyukur.] QS. An-Nahl: 78.

*Referensi Bacaan:
~ Buku Agenda Pelajar Muslim [Menuju Pelajar Muslim Berprestasi] hlm. 14 - 15.
~ Al~Qur'an Online [http://quran.ittelkom.ac.id/?sid=16&aid=78&pid=arabicid].

~Semoga Bermanfaat~

 آمين

 

الحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ