Kamis, 21 Juli 2016

Pondok Merindukanmu

بسم الله الرحمن الرحيم 

Pondok Merindukanmu

*Ditulis oleh: Manhajuddin Z.




✍🏻 Tulisan ini spesial saya dedikasikan teruntuk adik-adikku (Santri-santri) yang akan menyudahi libur panjangnya dan harus kembali lagi ke Pondok.

Adik-adikku yang masih haus akan ilmu...
Kembalilah ke Pondok.

Pondok merindukanmu...
Rindu dengan kesungguhanmu dalam menuntut ilmu. 

Pondok merindukanmu...
Rindu dengan ketulusanmu dalam membimbing dan mengajarkan banyak kebaikan untuk adik-adik kelas juga teman-temanmu.

Pondok merindukanmu...
Rindu dengan semangatmu untuk saling berlomba-lomba dalam kebaikan dan tambahan pahalamu.

Pondok merindukanmu...
Rindu dengan tiap langkah kedua kakimu beramai-ramai menuju Masjid untuk mendengarkan lantunan bacaan Al-Qur'anmu. 

Pondok merindukanmu...
Rindu dengan kebersamaanmu dalam menjalin ukhuwah Islamiyah yang bersatu padu. 

Pondok merindukanmu...
Rindu dengan suasana belajar di kelas bareng sampai makan dan tidur di kamar pun bareng dalam kebersamaanmu. 

Wahai adik-adikku...
Saya teringat dengan perkataan Imam Asy-Syafi'i rahimahullaah... "Bila engkau tidak tahan penatnya belajar, maka engkau akan menanggung pedihnya kebodohan." *Na'uudzu billaahi min dzaalik. 

Semangatlah untuk terus memperbanyak dan memperdalam ilmu, memperkaya hafalan Al-Qur'an, juga mempersiapkan diri menjadi insan Shaalih dambaan ummat yang sejati dan selalu istiqomah di jalan-Nya.
:-)
 
*Salamku untuk antum semua (dari Alumni Pondok Al Mukmin Tercinta). 😘

Ditulis di Jakarta,
Rabu, 15 Syawal 1437 H / 20 Juli 2016 M.
👉🏻 Semoga tulisan ini bermanfaat dan bisa menjadi penyemangat antum ya!.Allaahumma Aamiin. 

الحمد لله رب العالمين

Minggu, 17 Juli 2016

PUASA SYAWAL PAHALA + +

بسم الله الرحمن الرحيم 

PUASA SYAWAL PAHALA + + 

Ditulis oleh: Manhajuddin Z. 


PUASA SYAWAL PAHALA + +. Mau? 😍

✍🏻 Ditulis oleh: Manhajuddin Z.

           Bulan suci Ramadhan 1437 H telah pergi meninggalkan kita, itu tidak berarti kita tidak berpuasa lagi. Ada 6 hari di bulan Syawal ini untuk tetap bisa melanjutkan puasa 6 hari setelah berakhirnya bulan Ramadhan sebagaimana yang telah disabdakan Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi wa Sallam yang diriwayatkan oleh Abu Ayyub Al-Anshari radhiyallaahu 'anhu, hadisnya yang berbunyi: 

  عَنْ أَبِيْ أَيُّوْبَ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ قَالَ: (مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ اتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ). رَوَاهُ مُسْلِم - صحيح مسلم -

Dari Abu Ayyub Al-Anshari radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi wa Sallam bersabda: (Bagi siapa saja yang berpuasa Ramadhan kemudian melanjutkannya dengan berpuasa 6 hari di bulan Syawal, maka baginya terhitung seperti berpuasa selama setahun penuh). HR. Muslim - Sahih Muslim - Subhaanallaah.

           Beberapa hari yang lalu saya sempat terinspirasi kemudian terpikirkan oleh saya untuk menyampaikan melalui tulisan ini yang saya beri judul "PUASA SYAWAL PAHALA + +", ini sengaja saya tulis dan sampaikan karena ternyata kita tidak hanya berpeluang mendapatkan pahala puasa setahun penuh di bulan Syawal ini, tetapi juga kita berpeluang bisa mendapatkan tambahan pahala lainnya dalam satu waktu menjalankan puasa Syawal ini.

           Nah, inti dari apa yang ingin saya sampaikan dari judul tersebut adalah kita bisa memulai puasa Syawal secara berturut-turut mulai hari Senin bertepatan dengan tanggal 13 Syawal 1437 H / 18 Juli 2016 M hingga 6 hari ke depan, maka InsyaAllah. dengan kasih sayang dan dengan Maha Pemurah-Nya Allah 'Azza wa Jalla, secara otomatis dalam sekali waktu kita melaksanakan puasa Syawal selama 6 hari berturut-turut dan mendapatkan pahalanya sebagaimana disebutkan dalam hadis di atas, kita juga terhitung mendapatkan pahala berpuasa Senin-Kamis, terhitung juga berpuasa 'Ayyaamul Bidh' tanggal 13, 14, dan 15 Syawal, dan kita juga tercatat sebagai hamba-Nya yang berpuasa minimal 3 hari dalam satu bulan yang kesemuanya memang telah ditetapkan sebagai amalan-amalan sunnah. Maasyaa Allaah. Bagi antum yang sudah melaksanakan puasa Syawal sebelumnya tidak perlu berkecil hati, InsyaaAllah. tetap mendapatkan pahala dan keutamaan berpuasa Syawal. InsyaaAllah. bulan Syawal tahun depan dan setiap tahunnya, antum masih bisa melaksanakan ibadah puasa Syawal mulai tanggal 13 Syawal berturut-turut selama 6 hari ke depan sehingga mudah-mudahan bisa mendapatkan pahala + + hanya dari Allah 'Azza wa Jalla. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi banyak orang. Aamiin

*Silakan disebarluaskan tanpa harus meminta izin. Teringat Firman Allah Ta'ala di dalam Al-Qur'an yang berbunyi:
 وَذَكِّرْ فَإِنَّ الذِّكْرَىٰ تَنفَعُ الْمُؤْمِنِينَ (55) سورة الذاريات
"Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang mukmin." ~ Surah Adz-Dzaariyaat: 55 ~

Baarokallaahu Liy wa Lakum wa Jazaakumullaah Khoiron, InsyaaAllaah.
  *akhuukum: Manhajuddin Z.

 الحمد لله رب العالمين 


Minggu, 12 Juni 2016

Muhasabah Singkat Ini... Semoga Bisa Menasehatiku juga kamu.

بسم الله الرحمن الرحيم 

 

 

Sebuah Catatan Ramadhan oleh: Manhajuddin Zuhudi 

Muhasabah singkat ini... Semoga bisa menasehatiku juga kamu ~
✍🏻 *Oleh: Manhajuddin Z.

 

           Sungguh, Allah telah mengabulkan untaian-untaian Do'a kita di waktu sebelumnya dan Allah pun telah menyampaikan diri ini bertemu lagi dengan bulan mulia nan suci ini. Lalu apa sikap kita untuk mensyukurinya? Tentu harus menjadikan diri ini lebih baik di segala aspek yang baik. Menjadikan kualitas diri ini lebih baik di hadapan-Nya. Harus menguatkan tekad dalam hati dan diri lillaahi di bulan Ramadhan tahun ini harus lebih baik minimal dibanding tahun lalu. Sungguh sayang bila di bulan Ramadhan biasa-biasa saja seperti rutinitas biasanya. Momentum Ramadhan ini harus bisa menjadi pribadi yang luar biasa dari biasanya. Jangan biarkan Ramadhanmu berlalu tanpa terampuninya dosa-dosa, jangan biarkan Ramadhanmu berlalu tanpa panen pahala yang berlimpah jumlahnya, jangan biarkan Ramadhanmu berlalu tanpa meningkatnya ilmu, jangan biarkan Ramadhanmu berlalu tanpa meningkatnya iman dan takwa dalam hati dan jiwa, juga jangan biarkan Ramadhanmu berlalu tanpa meningkatnya amalan shalihmu. Ayo-ayo tingkatkan, ayo-ayo kuatkan tekad menggapai takwa dan menjadi lebih taat. Ayo-ayo bisikkan ke dalam hatimu, terus semangat baik dalam keadaan sulit maupun lapang.

Jakarta, 7 Ramadhan 1437 H / 12 Juni 2016 M 

الحمد لله رب العالمين 

~ Semoga Bermanfaat ~ 

Aamiin 

 

 

Jumat, 06 Mei 2016

Beberapa Ayat Pilihan dari Al-Qur'an

بسم الله الرحمن الرحيم 


Beberapa Ayat Pilihan dari Al-Qur'an 


          Assalamu'alaikum wr. wb. Bagaimana kabar antum semua?... Semoga kita sebagai hamba Allah dan sebagai umat Nabi Muhammad Shallallaahu 'Alaihi wa Sallam senantiasa tetap dalam keadaan sehat wal 'Afiyat, panjang umur, dan senantiasa dalam lindungan dan ridha Allah Ta'ala. Aamiin. 

          Waktu terasa seakan berjalan begitu cepatnya. Tepatnya pada hari ini, Jum'at, 28 Rajab 1437 H / 6 Mei 2016 M menandakan bahwa bulan Suci Ramadhan 1437 H akan datang. Semoga diri kita bisa menyiapkan diri sebaik-baiknya untuk menyambutnya dan Semoga kita dipertemukan Allah 'Azza wa Jalla dengan bulan yang sangat mulia dan berlimpah pahala ini baik Ramadhan tahun ini maupun Ramadhan di tahun-tahun yang akan datang. Allaahumma Aamiin. 

          Pada kesempatan yang baik ini yang juga bertepatan dengan hari Jum'at, hari libur dan berkumpulnya umat Islam yang InsyaAllah penuh berkah ini, saya ingin menyampaikan beberapa kutipan ayat Al-Qur'an yang saya pilih. Mudah-mudahan bisa menjadi pengingat yang baik untuk kita semua. Aamiin. 


أَعُوْذُ بِللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. 

إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِّأُولِي الْأَلْبَابِ (190) الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ (191) 

Terjemahnya: "Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal. Yaitu orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), "Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia. Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka." Surah Ali 'Imran: 190-191 

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ (200)  

Terjemahnya: "Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap-siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung." Surah Ali 'Imran: 200 

 

أَفَلَمْ يَنظُرُوا إِلَى السَّمَاءِ فَوْقَهُمْ كَيْفَ بَنَيْنَاهَا وَزَيَّنَّاهَا وَمَا لَهَا مِن فُرُوجٍ (6) وَالْأَرْضَ مَدَدْنَاهَا وَأَلْقَيْنَا فِيهَا رَوَاسِيَ وَأَنبَتْنَا فِيهَا مِن كُلِّ زَوْجٍ بَهِيجٍ (7) تَبْصِرَةً وَذِكْرَىٰ لِكُلِّ عَبْدٍ مُّنِيبٍ (8)

Terjemahnya: "Maka tidakkah mereka memperhatikan langit yang ada di atas mereka, bagaimana cara Kami membangunnya dan menghiasinya, dan tidak terdapat retak-retak sedikit pun. Dan bumi yang Kami hamparkan dan Kami pancangkan di atasnya gunung-gunung yang kokoh, dan Kami tumbuhkan di atasnya tanaman-tanaman yang indah, untuk menjadi pelajaran dan peringatan bagi setiap hamba yang kembali (tunduk kepada Allah)." Surah Qaaf: 6-8

 

وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ (18)

Terjemahnya: "Dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah)." Surah Adz-Dzaariyaat: 18 

 

  الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ 

 

~ Semoga Bermanfaat dan Menjadi Pengingat yang Baik ~

Aamiin 

 *Sumber Rujukan: 

1. Al-Qur'aanul Kariim dan Terjemahannya 

2.  http://quran.ksu.edu.sa/tafseer/tabary/sura3-aya191.html

3. http://quran.ksu.edu.sa/tafseer/tabary/sura3-aya200.html

4. http://quran.ksu.edu.sa/tafseer/tabary/sura50-aya6.html

5. http://quran.ksu.edu.sa/tafseer/katheer/sura51-aya18.html

Sabtu, 30 April 2016

Tulisan Sederhana

بسم الله الرحمن الرحيم

 

Tulisan Sederhana 

Oleh: Manhajuddin Zuhudi 

 

Ada kalanya kita serius.

Ada kalanya kita bersantai. 

Ada kalanya kita belajar.

Ada kalanya kita mengajar. 

Ada kalanya kita berdiam diri.

Ada kalanya kita saling berbagi. 

Ada kalanya kita bersedih.

Ada kalanya kita bahagia. 

Ada kalanya kita menangis.

Ada kalanya kita tersenyum manis. 

Ada kalanya kita mendengarkan.

Ada kalanya kita menyampaikan. 

Ada kalanya kita memotivasi diri. 

Ada kalanya kita berintrospeksi. 

Inilah kehidupan. Memiliki rasa, pun memiliki asa. 

 

الحمد لله رب العالمين 

~ Semoga Bermanfaat ~ 

 


Rabu, 09 Maret 2016

GERHANA MATAHARI TOTAL DAN SEBAGIAN DI INDONESIA 1437 H / 2016 M

بسم الله الرحمن الرحيم 

GERHANA MATAHARI TOTAL DAN SEBAGIAN DI INDONESIA 

1437 H / 2016 M  

Ditulis oleh: Manhajuddin Zuhudi

 

          Alhamdulillaah wa Asy-Syukru Lillaah. Sebagai perwujudan rasa syukur dan terima kasih kita kepada Rabb kita; Allah Ta'ala, kita tidak lupa untuk senantiasa bersyukur kepada-Nya atas sangat banyaknya kenikmatan yang telah Allah anugerahkan kepada diri kita dan juga keluarga kita tentunya. Shalawat beserta salam tidak lupa juga kita haturkan kepada baginda besar, Nabi dan juga Rasul penutup akhir zaman ini; Nabi Muhammad Shallallaahu 'Alaihi wa Sallam yang telah sangat berjasa demi tegaknya agama tauhid ini, demi nikmatnya luasnya ajaran dan ilmu-ilmu Islam yang telah sampai pada masa kita sekarang ini. Pada kesempatan yang baik ini, saya tertarik untuk sedikit mengangkat tema bahasan artikel ini dengan tema "Gerhana Matahari Total dan Sebagian di Indonesia". Tema ini dirasa paling pas momentumnya untuk dibahas terlebih baru saja beberapa jam yang lalu kita telah bersama-sama merasakan indahnya fenomena tanda kebesaran-Nya yaitu terjadinya gerhana matahari. 

 

          Ya, tepatnya pada hari ini. Rabu, 29 Jumadil Ula 1437 H / 9 Maret 2016 M, Indonesia dilintasi oleh matahari yang mengalami gerhana. Berdasarkan informasi yang saya terima, ada sekitar 11 atau 12 kota di Indonesia yang mengalami Gerhana Matahari Total (GMT), sedangkan untuk wilayah kota-kota lainnya mengalami Gerhana Matahari Sebagian / Parsial (GMS). Gerhana matahari ini merupakan fenomena alam  yang memang sangat jarang dan langka terjadi. Tepatnya, sekitar 33 tahun silam, pada tahun 1983 M Gerhana Matahari Total pernah melintasi langit Indonesia dengan lintasan-lintasan wilayah yang berbeda dengan tahun ini. 

 

          Fenomena gerhana matahari yang terjadi di Indonesia pada hari ini (Rabu, 29 Jumadil Ula 1437 H / 9 Maret 2016 M) menunjukkan satu tanda dari tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan Allah sebagai Penciptanya. Mari kita buka Al-Qur'an kita surah Yunus, ayat 5 dan 6. Allah Ta'ala berfirman: 

 أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

 هُوَ الَّذِي جَعَلَ الشَّمْسَ ضِيَاءً وَالْقَمَرَ نُورًا وَقَدَّرَهُ مَنَازِلَ لِتَعْلَمُوا عَدَدَ السِّنِينَ وَالْحِسَابَ ۚ مَا خَلَقَ اللَّهُ ذَٰلِكَ إِلَّا بِالْحَقِّ ۚ يُفَصِّلُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ (5) 

 إِنَّ فِي اخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَمَا خَلَقَ اللَّهُ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَّقُونَ (6) 

سُوْرَة: يُوْنُسْ. الآيَة: 5-6 

Ayat 5. "Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya, dan Dialah yang menetapkan tempat-tempat orbitnya, agar kamu mengetahui bilangan tahun, dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan demikian itu melainkan dengan benar. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui."  

Ayat 6. "Sesungguhnya pada pergantian malam dan siang, dan pada apa yang diciptakan Allah di langit dan di bumi, pasti terdapat tanda-tanda kebesaran-Nya bagi orang-orang yang bertakwa." 

Al-Qur'an Surah Yunus: 5-6. 


          Begitu juga dalil yang bersumber pada hadis Nabi Shallallaahu 'Alaihi wa Sallam yang berbunyi: 

قَالَ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: "( إِنَّ الشَّمْسَ وَ الْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لاَ تُخْسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَ لاَ لِحَيَاتِهِ، وَ إِذَا رَأَيْتُمْ فَصَلُّوْا.)" رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ

Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi wa Sallam bersabda: "Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah, dan keduanya tidak gerhana karena kematian seseorang, atau kehidupannya (kelahirannya). Maka jika kalian melihat gerhana, shalatlah." Diriwayatkan oleh Al-Bukhari. 

 

          Demikianlah, Allah 'Azza wa Jalla telah menunjukkan kepada kita melalui firman-Nya yang termaktub dalam surah Yunus ayat 5-6 tersebut di atas. Allah telah menegaskan kepada kita bahwa matahari dan bulan, keduanya merupakan bagian dari tanda-tanda kebesaran Allah 'Azza wa Jalla yang menghiasi bumi ini atas izin dan perintah-Nya. Bagitu juga yang disebutkan di dalam hadis di atas pun sama demikian. Hadis tersebut menjelaskan kepada kita akan perintah untuk melaksanakan Shalat, yaitu shalat gerhana apabila kita mengetahuinya. Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi wa Sallam pun juga semasa hidupnya pernah mengalami peristiwa gerhana matahari, kemudian beliau pergi ke masjid dan segera melaksanakan perintah Allah yaitu Shalat Gerhana Matahari. Berikut saya ringkaskan sedikit tentang pembahasan Fiqih shalat gerhana: 

√ Hukumnya: Sunnah Muakkadah (Sunnah yang Sangat Ditekankan)
√ Waktu Shalat: Sejak Gerhana Terjadi Hingga Hilang (Matahari atau Bulan Terlihat Lagi)
√ Jumlah Raka'at: 2
√ Tata Cara Shalat:
1. Berkumpul di Masjid (Tanpa Adzan dan Iqamah)
2. Shalat Dipimpin oleh Imam (Berjama'ah di Masjid)
3. Setiap Raka'at Terdapat 2x Ruku' dan 2x membaca Surah Al-Fatihah dan Surah. Setelah itu baru sujud seperti shalat biasanya. (Begitu juga pada raka'at kedua).
4. Disunnahkan memanjangkan bacaan (Surah) terutama pada raka'at pertama.
5. Boleh dilanjutkan dengan Khutbah setelah shalat selesai dilaksanakan, sebagaimana yang pernah Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi wa Sallam lakukan semasa hidupnya.

√ Amalan-amalan lainnya yang Disunnahkan saat terjadinya gerhana:
1. Memperbanyak dzikir kepada Allah Ta'ala
2. Melafalkan Takbir
3. Memperbanyak Istighfar
4. Memperbanyak Do'a
5. Bersedekah
6. Berbuat Baik, dan
7. Silaturrahim

~ Dalil terkait dengan gerhana:

قَالَ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ: "( إِنَّ الشَّمْسَ وَ الْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لاَ تُخْسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَ لاَ لِحَيَاتِهِ، وَ إِذَا رَأَيْتُمْ فَصَلُّوْا.)" رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ

Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi wa Sallam bersabda: "Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah, dan keduanya tidak gerhana karena kematian seseorang, atau kehidupannya (kelahirannya). Maka jika kalian melihat gerhana, shalatlah." Diriwayatkan oleh Al-Bukhari.

~ Tambahan Istilah dan Kosa kata Arab dan Inggris: 


1. Shalat Gerhana Matahari = Shalat Kusuf صَلاَةُ الْكُسُوْفِ.
2. Shalat Gerhana Bulan = Shalat Khusuf صَلاَةُ الْخُسُوْفِ.
3. Gerhana Matahari = Solar Eclipse كُسُوْفُ الشَّمْسِ.
4. Gerhana Bulan = Lunar Eclipse خُسُوْفُ الْقَمَرِ.

 

          Demikianlah, agama Islam telah secara rapi dan terstruktur mengatur berbagai aspek kehidupan ini bagi kita. Maka, sudah menjadi tugas bagi kita sebagai hamba-Nya dan juga sebagai umat Nabi-Nya untuk senantiasa mentaatinya, mentadabburinya, juga mengamalkannya. Fenomena Gerhana Matahari yang terjadi di Indonesia juga bisa dibilang suatu bentuk keberkahan yang memiliki nilai estetika sarat makna dari Allah agar kita mau belajar, agar kita mau mengkaji, agar kita mau bertadabbur, agar kita semakin ingat tanda-tanda penciptaan dan kebesaran-Nya, dan juga agar kita menjadi hamba-hamba-Nya yang semakin dekat dan taat kepada Allah Ta'ala. Allaahumma Aamiin. Wallaahu A'lam bi al-Shawaab. 


*Sumber Referensi Artikel: 

√ Al-Qur'anul Karim
√ Buku "Ensiklopedi Muslim --Minhajul Muslim--" hlm. 368-369.
~ Tulisan yang saya kembangkan.  

 

الحمد لله رب العالمين 

~ Semoga Bermanfaat ~


         

Minggu, 07 Februari 2016

Amalan-amalan Sunnah di Hari Jum'at

بسم الله الرحمن الرحيم 


AMALAN-AMALAN SUNNAH DI HARI JUM'AT

 

Assalamu'alaikum wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh. 

Bagaimana kabar antum? Semoga tetap dalam kesehatan dan lindungan dan ridha Allah 'Azza wa Jalla. Aamiin. Pada kesempatan yang baik ini, saya mencoba mengumpulkan beberapa hal yang disunnahkan untuk dikerjakan dan terlebih untuk lebih meningkatkan saldo pahala kita khususnya pada hari Jum'at. Berikut amalan-amalan sunnahnya: 

1. Memperbanyak dzikir kepada Allah 'Azza wa Jalla  

2. Memperbanyak membaca shalawat untuk Nabi Muhammad Shallallaahu 'Alayhi wa Sallam 

3. Memotong kuku

4. Mencukur kumis

5. Mandi Jum'at 

6. Memakai pakaian putih terbaik untuk Shalat Jum'at 

7. Memakai parfum atau wangi-wangian

8. Bersegera menuju Masjid untuk Shalat Jum'at dan datang lebih awal 

9. Mendengarkan dan menyimak khotib yang sedang berkhutbah 

10. Shalat sunnah semampunya 

11. Berinfak atau bersedekah 

12. Membaca Surah Al-Kahfi 

13. Memanfaatkan Waktu Mustajab untuk berdo'a yaitu di penghujung waktu 'Ashar hari Jum'at (Menjelang Adzan Maghrib). 

 

الحمد لله رب العالمين 

 

~ Semoga Bermanfaat ~