Senin, 31 Juli 2017
Sabtu, 27 Mei 2017
RAMADHAN 1438 H ~ TERIMA KASIH BANYAK YA ALLAH
بسم الله الرحمن الرحيم
RAMADHAN 1438 H ~ TERIMA KASIH BANYAK YA ALLAH
Ditulis oleh: Manhajuddin Z.
Terima kasih Banyak Ya Allah
Engkau telah menyampaikan usia hamba beserta keluarga besar hamba yang masih hidup untuk bisa bertemu lagi dengan bulanMu yang sangat mulia ini; bulan Ramadhan 1438 H.
Terima kasih Banyak Ya Allah
Engkau telah memberi kami keistimewaan yaitu nikmat sehat dan umur yang panjang, sehingga rasa rindu kami terhadap bulan Ramadhan 1438 H ini dapat terealisasi.
Terima kasih Banyak Ya Allah
Atas berbagai kenikmatan dan keistimewaan yang tiada henti-hentinya Engkau anugerahkan kepada kami selama ini, wahai Dzat Yang Maha Penyayang.
Terima kasih Banyak Ya Allah
Atas do'a-do'a kami yang selalu Engkau perkenankan dan kabulkan.
Ya Allah
Pada bulan yang sangat mulia dan berlimpah pahala ini, sungguh kami sangat mengharapkan bisa senantiasa istiqomah dalam ketaatan beribadah kepadaMu.
Ya Allah
Harapan kami, semoga Ramadhan 1438 H kami ini bisa lebih baik dibandingkan Ramadhan kami di tahun-tahun sebelumnya.
Ya Allah
Kami sangat juga sangat berharap kepadaMu, semoga kami bisa memanfaatkan waktu di hari-hari bulan Ramadhan 1438 H ini dengan sebaik-baiknya dan sesibuk-sibuknya beribadah dan meningkatkan amal-amal kebaikan secara maksimal yang tentunya juga senantiasa diiringi keikhlasan yang mendalam hanya karena Engkau serta mengharapkan ridho dan pahala dariMu dengan penuh keimanan.
Ya Allah
Semoga kami bisa bersungguh-sungguh selama satu bulan Ramadhan 1438 H ini dan semakin meningkatkan kesungguhan kami di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan 1438 H ini serta kami sangat ingin memperoleh kemuliaan "Lailatul Qodar" dariMu Ya Rabb, di bulan Ramadhan 1438 H ini.
Ya Allah
Mudah-mudahan kami bisa meraih derajat Taqwa dariMu Ya Rabb, melalui bulan Ramadhan 1438 H ini dan semoga kami sekeluarga besar bisa bertemu lagi dengan bulan Ramadhan di tahun-tahun yang akan datang.
اللهم آمين يا مجيب السائلين
الحمد لله رب العالمين
Ditulis pada hari Sabtu, 1 Ramadhan 1438 H / 27 Mei 2017 M
~ Semoga Bermanfaat ~
Selasa, 23 Mei 2017
KOSA KATA BAHASA ARAB "ANGGOTA KELUARGA"
بسم الله الرحمن الرحيم
KOSA KATA BAHASA ARAB
"ANGGOTA KELUARGA"
Kosa Kata Bahasa Arab tentang "Anggota Keluarga"
الْعَائِلَةُ / Al-'Aailatu / Keluarga
الْجَدُّ / Al-Jaddu / Kakek
الْجَدَّةُ / Al-Jaddatu / Nenek
الْأُمُّ / Al-Ummu / Ibu
الْأَبُ / Al-Abu / Ayah
الْإِبْنُ / Al-Ibnu / Anak Laki-laki
الْبِنْتُ / Al-Bintu / Anak Perempuan
الطِّفْلُ / Ath-Thiflu / Bayi
الْأَخُ / Al-Akhu / Saudara Laki-laki
الْأُخْتُ / Al-Ukhtu / Anak Perempuan
الْعَمُّ / Al-'Ammu / Paman
الْعَمَّةُ / Al-'Ammatu / Bibi
اِبْنُ الْعَمِّ / Ibnu Al-'Ammi / Sepupu Laki-laki
بِنْتُ الْعَمَّةِ / Bintu Al-'Ammi / Sepupu Perempuan
الْحَفِيْدُ / Al-Hafiidu / Cucu
Silakan Dihafalkan. Semoga Bermanfaat. Aamiin
*Sumber Buku Rujukan: "Bahasa Dunia".
Kamis, 11 Mei 2017
Nasehat Diri "Istighfar-lah"
بسم الله الرحمن الرحيم
NASEHAT DIRI "ISTIGHFAR-LAH"
Oleh: Manhajuddin Z.
Tatkala waktumu kau gunakan untuk sesuatu yang tak bermanfaat, istighfar-lah.
Tatkala kesenanganmu melalaikan kebaikanmu, istighfar-lah.
Tatkala main-mainmu lebih lama daripada belajarmu, istighfar-lah.
Tatkala buka HP-mu lebih sering daripada baca Al-Qur'an-mu, istighfar-lah.
Tatkala beli pulsa lebih banyak daripada sedekahmu, istighfar-lah.
Tatkala obrolanmu lebih banyak daripada dzikirmu, istighfar-lah.
Tatkala dosamu lebih banyak daripada pahalamu, istighfar-lah.
Tatkala makanmu lebih banyak daripada puasamu, istighfar-lah.
Tatkala tertawamu lebih banyak daripada tangismu, istighfar-lah.
Tatkala ketidakpuasanmu lebih sering daripada rasa syukurmu, istighfar-lah.
Tatkala amarahmu mengalahkan kesabaranmu, istighfar-lah.
Tatkala main-mainmu lebih lama daripada belajarmu, istighfar-lah.
Tatkala buka HP-mu lebih sering daripada baca Al-Qur'an-mu, istighfar-lah.
Tatkala beli pulsa lebih banyak daripada sedekahmu, istighfar-lah.
Tatkala obrolanmu lebih banyak daripada dzikirmu, istighfar-lah.
Tatkala dosamu lebih banyak daripada pahalamu, istighfar-lah.
Tatkala makanmu lebih banyak daripada puasamu, istighfar-lah.
Tatkala tertawamu lebih banyak daripada tangismu, istighfar-lah.
Tatkala ketidakpuasanmu lebih sering daripada rasa syukurmu, istighfar-lah.
Tatkala amarahmu mengalahkan kesabaranmu, istighfar-lah.
~ Semoga Bermanfaat ~
Ditulis di Jakarta
Rabu, 10 Mei 2017
الحمد لله رب العالمين
Rabu, 03 Mei 2017
PAMERAN BUKU ISLAM TERBESAR; ISLAMIC BOOK FAIR JAKARTA
بسم الله الرحمن الرحيم
معرض الكتاب الإسلامي بجاكرتا
PAMERAN BUKU ISLAM TERBESAR
ISLAMIC BOOK FAIR 1438 H / 2017 M JAKARTA
Ditulis oleh: Manhajuddin Z.
Alhamdulillaah. Segala pujian dan rasa syukur ini hanya untuk Allah 'Azza wa Jalla yang telah memberikan sangat banyak kenikmatan kepada diri ini, termasuk nikmat terbesar sepanjang masa yaitu nikmat Iman dan Islam yang senantiasa tetap melekat di dalam hati dan diri ini. Shalawat dan salam tidak lupa saya haturkan kepada Nabi Muhammad Shallallaahu 'Alaihi wa Sallam, yang telah sangat berjasa demi kemajuan Islam dan ajarannya hingga pada masa akhir zaman ini. Pada kesempatan yang baik ini, saya terinspirasi untuk membuat tulisan sedikit tentang Pameran Buku Islam Terbesar yaitu Islamic Book Fair di Jakarta yang pada kesempatan ini adalah masuk ke penyelenggaraannya yang ke-16 Tahun. ما شاء الله
Islamic Book Fair di Jakarta tahun ini diselenggarakan mulai hari Rabu, tanggal 6 Sya'ban 1438 H / 3 Mei 2017 M hingga hari Ahad, tanggal 10 Sya'ban 1438 H / 7 Mei 2017 M, Sangat bersyukur rasanya karena selama ini dan hingga Islamic Book Fair tahun ini, Allah selalu memberi saya kesempatan untuk bisa selalu berkunjung ke pameran buku yang super besar dan banyak diskon ini. Alhamdulillaah. Harapan saya, semoga setiap tahunnya bisa selalu mengunjunginya, baik tahun ini maupun untuk tahun-tahun yang akan datang. اللهم آمين
Ada hal yang menarik untuk bisa saya bahas sedikit di artikel ini, berkaitan dengan penyelenggaraan Pameran Buku Islam Terbesar; Islamic Book Fair tahun 1438 H / 2017 M di Jakarta tahun ini. Hal menarik itu di antaranya adalah pertama, dari segi waktu penyelenggaraannya, Islamic Book Fair Jakarta tahun ini agak mundur waktunya yaitu pada bulan Mei, yang biasanya sudah diselenggarakan secara rutin di bulan Februari hingga Maret, atau di bulan Maret. Kedua, hari penyelenggaraannya untuk tahun ini lebih singkat atau bisa dibilang setengahnya dibandingkan penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya, yaitu hanya 5 hari saja (rasanya agak kurang lama ya.), padahal untuk tahun-tahun sebelumnya selalu diselenggarakan selama 10 hari. Ketiga, dari segi tempat penyelenggaraannya pun juga berbeda. Meskipun masih di kawasan Senayan, tetapi pada kesempatan ini Islamic Book Fair Jakarta tahun 1438 H / 2017 M bertempat di gedung megah Jakarta Convention Center (JCC) tepatnya di Hall A dan B dikarenakan gedung Istora Senayan sedang dalam tahap renovasi bangunan yang insyaAllah akan dimanfaatkan untuk penyelenggaraan even Asian Games 2018 di Jakarta. Keempat, dari segi mekanisme masuknya, setiap orang dikenai tarif tiket masuk sebesar Rp/ 5.000,- untuk bisa menikmati pameran buku terbesar ini, yang berbeda dengan yang sebelum-sebelumnya selalu gratis tanpa dipungut biaya apapun. Ya, meski demikian, Alhamdulillaah. masih sangat ramai pengunjung yang datang dari berbagai daerah, sekolah, dan Pondok Pesantren. Fasilitas-fasilitasnya pun juga bisa saya bilang sangat megah, bersih, dan nyaman.
الحمد لله رب العالمين
Ditulis di Jakarta,
Rabu, 7 Sya'ban 1438 H / 3 Mei 2017 M
~ Semoga Bermanfaat ~
Kamis, 20 April 2017
BERBAGI CERITA PILKADA DKI JAKARTA 2017 PUTARAN KEDUA
*Ditulis oleh: Manhajuddin Z.
Pilkada DKI Jakarta Tahun 2017 Putaran Kedua baru saja selesai
diselenggarakan. Ada banyak hal, kesan, cerita, dan kenangan manis
tentunya terjadi saat momentum penyelenggaraannya hingga selesainya
penghitungan suara.
Ya, semuanya adalah atas Kehendak dan Kuasa
Allah di Pilkada DKI Jakarta 2017 Putaran Kedua pada hari Rabu, 19 April
2017. Sungguh, begitu banyak kenikmatan yang telah Allah berikan untuk
Umat Islam di Jakarta khususnya. Cuaca di sepanjang pagi hingga siang
hari sangat cerah, kemudian Allah kirimkan awan mendung dan hujan
gerimis sebentar untuk meredakan lelah dan kantuk, khususnya bagi semua
yang terlibat dalam proses kepanitiaan Pilkada DKI Jakarta di lapangan.
Nikmat lainnya adalah Allah jadikan proses pemungutan suara di berbagai
TPS berlangsung aman dan tertib, yang Alhamdulillaah juga dijaga oleh
anggota TNI dan polisi di setiap TPS. Nikmat selanjutnya adalah berupa
Anugerah Kemenangan Mutlak dalam hasil perolehan suara yang Allah
hadiahkan kepada Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur harapan Umat
Islam untuk Memimpin DKI Jakarta periode 5 tahun mendatang.
Sungguh, puas dan bersyukur rasanya hati ini tatkala hamba-Nya yang
kecil bisa menjadi bagian dalam tim saksi TPS nomor 3; pak Anies Rasyid
Baswedan dan mas Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Cagub-Cawagub Muslim
yang mewakili harapan Umat Islam bukan hanya di Jakarta, tetapi juga
Umat Islam di berbagai wilayah, kota, provinsi, bahkan dunia yang memang
menjadi sorotan publik.
Senang dan tentunya bersyukur karena
Allah beri kesempatan untuk bisa ikut berpartisipasi memberikan hak
suara (mencoblos) untuk Cagub-Cawagub Muslim di Pilkada DKI Jakarta
tahun ini.
Kemenangan yang Allah karuniakan juga pastinya
akan selalu disyukuri oleh Umat Islam. Janji Allah sebagaimana yang
termaktub di dalam Al-Qur'an sudah pasti Allah tepati. Ucapan terima kasih banyak kepada suluruh ustadz, da'i, dan kyai di Indonesia yang telah menyerukan dan mengajak seluruh Umat Islam menerapkan Surah Al Maaidah Ayat 51 dan juga Ayat-ayat Suci Al-Qur'an lainnya yang Alhamdulillaah, termasuk sukses besar dalam penerapannya. Terima kasih banyak juga kepada seluruh Umat Islam yang telah melaksanakan seruan tamasya Al Maaidah 51 untuk turut serta memantau, mengawal, dan menjaga berbagai TPS saat momentum Pilkada DKI Jakarta 2017 Putaran Kedua tanggal 19 April 2017 kemarin sehingga bisa berjalan dengan lancar, aman, dan tertib. Jazaakumullaahu Khairan. Tidak kalah
penting juga, bahwa bila Allah berkehendak atas sesuatu, maka tidak akan
ada satu makhluk pun yang bisa menandingi ketetapan-Nya. Terima kasih
banyak Ya Allah atas nikmat kemenangan ini. Kemenangan bagi Umat Islam
di DKI Jakarta, khususnya, dan Umat Islam di seluruh Indonesia, pada
umumnya.
Selanjutnya, marilah kita bersama-sama sambil
mensyukuri hasilnya pun juga tetap harus mengawal proses penghitungan
suara oleh pihak KPU Pusat hingga selesai, dan tidak lupa untuk selalu
memanjatkan do'a kepada Allah. Harus optimis bersama Allah. Semoga hasil
akhir penghitungan suara manual yang resmi dari pihak KPU, tidak jauh
berbeda dengan hasil Hitung Cepat (Quick Count) banyak Lembaga Survei
yang sudah 100% masuk datanya. Kita do'akan bersama, semoga pak Anies
Rasyid Baswedan dan pak Sandiaga Salahuddin Uno bisa menjadi pemimpin
yang baik, mengayomi warganya, berlaku adil, santun, bijaksana dalam
memimpin, amanah, bertanggung jawab, dan sukses besar dalam menjalankan
semua programnya, sehingga Maju Kotanya dan Bahagia Warganya.
👌🏻
😊 Allaahumma Aamiin
Jakarta, 23 Rajab 1438 H / 20 April 2017 M.
الحمد لله رب العالمين
~ Semoga Bermanfaat ~
Rabu, 05 April 2017
SEGMEN TERAKHIR KULIAH UMUM DR. ZAKIR NAIK DI UNIVERSITAS DARUSSALAM GONTOR; MASUK ISLAMNYA SEORANG PEMUDA ASAL KEDIRI
📝 SEGMEN TERAKHIR KULIAH UMUM DR. ZAKIR NAIK DI UNIVERSITAS DARUSSALAM GONTOR; MASUK ISLAMNYA SEORANG PEMUDA ASAL KEDIRI.
*Ditranskrip oleh: Manhajuddin Z.
الحمد لله رب العالمين.
Segmen menjelang akhir Kuliah Umum Dr. Zakir Naik di Universitas
Darussalam (UNIDA) Gontor, Ponorogo - Jawa Timur tadi malam (Rabu, 5 April 2017 dini
hari) diakhiri dengan manis oleh penanya terakhir dari pemuda non-muslim
bernama Antoni, berasal dari Kediri yang bertanya tentang "pada akhir
zaman nanti Nabi Isa turun kedua kalinya ke dunia, bukankah saya (pemuda
yang bertanya ke Dr. Zakir Naik) sudah mengikuti keyakinan yang benar
(kristen)?...".
Dr. Zakir Naik kemudian memberikan penjelasan memukau
bahwa Nabi Isa 'Alaihissalam turun yang kedua kalinya ke muka bumi pada
akhir zaman adalah di antaranya untuk memberikan pernyataan bahwa
dirinya bukanlah Tuhan, dan Nabi Isa juga tidak pernah menyuruh manusia
untuk menyembah dirinya. Nabi Isa 'Alaihissalam akan datang yang kedua
kalinya pada akhir zaman bukan untuk membawa ajaran baru, tetapi
mendeklarasikan bahwa syari'at yang dianutnya adalah tetap pada
syari'atnya Nabi Muhammad Shalallaahu 'Alaihi wa Sallam sebagai Nabi
terakhir utusan Allah. Nabi Isa 'Alaihissalam juga akan menegaskan bahwa
dirinya bukanlah Tuhan yang selama ini dianut keyakinannya oleh
orang-orang non-Islam. Nabi Isa hanyalah utusan Allah juga, sama seperti
Nabi Muhammad Shallallaahu 'Alaihi wa Sallam.
Dr. Zakir Naik kemudian
bertanya balik ke pemuda tadi, "Apakah kamu percaya Tuhan (Allah) itu
Esa?" "Percaya", jawab si pemuda. Dr. Zakir Naik bertanya lagi, "Apakah
kamu meyakini bahwa Nabi Isa 'Alaihissalam itu Tuhan atau utusan
Tuhan?". "Utusan, menurut saya." Dr. Zakir Naik kemudian bertanya lagi,
"Apakah kamu percaya Nabi Muhammad adalah utusan Allah?". "Sama seperti
Nabi Isa (Utusan Allah)." jawab si pemuda. Dr. Zakir Naik bertanya lagi,
"Apakah kamu percaya bahwa Nabi Muhammad adalah Nabi terakhir utusan
Allah?". "Ya, saya percaya." Dr. Zakir Naik setelah itu langsung
mengatakan "Kalau begitu, kamu Muslim. Siapa pun yang percaya dan
meyakini bahwa hanya ada satu Tuhan (Allah), percaya bahwa Nabi Isa
adalah utusan Allah, dan percaya bahwa Nabi Muhammad adalah utusan dan
Nabi terakhir Allah, maka dia telah menjadi seorang Muslim."
Dr. Zakir
Naik kemudian bertanya lagi. "Apakah kamu setuju dengan pernyataan
ini?". "Ya, saya setuju." jawabnya si pemuda. Dr. Zakir Naik bertanya
lagi, "Apakah kamu mau mengucapkan (Syahadat) dalam bahasa Arab untuk
persaksian ini?". "Ya, mau (bersedia)" kata si pemuda. Suara Takbir pun
terdengar lantang dari para jama'ah yang hadir. Dr. Zakir Naik kemudian
langsung mengajak si pemuda untuk mengikutinya mengucapkan dua kalimat
syahadat dalam bahasa Arab yang diikuti oleh pemuda tadi. "Asyhadu an
Laa ilaaha illallaah, wa Asyhadu anna Muhammadan 'Abduhu wa Rasuuluh."
Setelah itu pemuda diajak lagi oleh penerjemah Dr. Zakir Naik untuk
melafalkan dua kalimat syahadat dalam bahasa Indonesia. "Saya bersaksi,
bahwa Tidak ada Tuhan selain Allah, dan saya bersaksi bahwa Nabi
Muhammad adalah hamba-Nya dan Utusan-Nya." Dr. Zakir Naik langsung
mengucapkan ما شاء الله you are a Muslim.
Pemuda tadi langsung menangis
terharu dan langsung sujud syukur. Dr. Zakir Naik mengatakan lagi kepada
pemuda, InsyaAllah, Allah akan memasukkanmu ke dalam Surga, dan Allah
akan mengampuni semua dosamu (sebelum masuk Islam), dan mendo'akan ada
yang membimbing orang lain untuk bisa memeluk agama Islam juga. "Takbir!
Takbir! Takbir!" Seruan Dr. Zakir Naik untuk seluruh jama'ah yang
hadir. "wa Aakhiru Da'waanaa 'an Alhamdulillaahi Rabbil 'Aalamiin."
Kemudian pemuda tadi berkata, "karena saya ngefans sama doktor, bolehkah
saya berjabat tangan? dan meminta izin untuk naik ke atas panggung
untuk memeluk dan berjabat tangan dengan Dr. Zakir Naik sambil menangis
haru. Dr. Zakir Naik langsung bisa memahami keinginannya dan mengatakan
"Coming here, welcome". "Datanglah ke sini (atas panggung), selamat
datang." sambil tersenyum bahagia, kemudian pemuda tersebut diantar ke
atas panggung sambil menangis haru dan memeluk dan berjabat tangan
dengan Dr. Zakir Naik dan diantar kembali lagi ke tempatnya.
~ Semoga Bermanfaat ~
Ditulis / Ditranskrip di Jakarta. Rabu, 8 Rajab 1438 H / 5 April 2017 M
Langganan:
Postingan (Atom)